10 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Pengertian Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu klausa utama dan satu atau lebih klausa bawahan. Klausa utama adalah kalimat yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang utuh, sedangkan klausa bawahan adalah kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri dan harus digabungkan dengan klausa utama.

Ciri-ciri kalimat majemuk bertingkat:

  • Terdiri dari dua atau lebih klausa.
  • Memiliki satu klausa utama dan satu atau lebih klausa bawahan.
  • Klausa bawahan ditandai dengan kata penghubung atau konjungsi subordinatif, seperti “karena”, “sehingga”, “walaupun”, “sebelum”, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Bertingkat

10 contoh kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat yang terdiri dari beberapa klausa, di mana satu klausa menjadi induk dan klausa lainnya menjadi anak. Terdapat beberapa jenis kalimat majemuk bertingkat, yaitu:

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Waktu

Klausa anak menyatakan waktu terjadinya peristiwa yang diungkapkan oleh klausa induk.

  • Ketika hujan turun, kami berteduh di rumah.
  • Setelah selesai makan, aku mencuci piring.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Syarat

Klausa anak menyatakan syarat yang harus dipenuhi agar peristiwa pada klausa induk terjadi.

  • Jika kamu rajin belajar, kamu akan mendapat nilai bagus.
  • Asalkan kamu mau berusaha, kamu pasti bisa.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Tujuan

Klausa anak menyatakan tujuan dari peristiwa yang diungkapkan oleh klausa induk.

  • Aku belajar keras agar lulus ujian.
  • Kami menabung supaya bisa membeli rumah.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Sebab

Klausa anak menyatakan alasan atau sebab terjadinya peristiwa pada klausa induk.

  • Karena hujan deras, jalanan menjadi banjir.
  • Mobilku mogok karena kehabisan bensin.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Akibat

Klausa anak menyatakan akibat atau hasil dari peristiwa pada klausa induk.

  • Mobilnya rusak karena kecelakaan.
  • Dia jatuh sakit karena kelelahan.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Perbandingan

Klausa anak membandingkan peristiwa pada klausa induk dengan peristiwa lain.

  • Dia lebih tinggi dari kakaknya.
  • Film ini lebih seru daripada film sebelumnya.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Pengandaian

Klausa anak menyatakan pengandaian atau kemungkinan yang terjadi jika peristiwa pada klausa induk terjadi.

  • Kalau aku kaya, aku akan membeli rumah mewah.
  • Seandainya aku tahu, aku tidak akan melakukan hal itu.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Pertentangan

Klausa anak menyatakan pertentangan atau pengecualian terhadap peristiwa pada klausa induk.

  • Meskipun hujan, kami tetap pergi ke sekolah.
  • Meski sudah berusaha keras, dia tetap tidak berhasil.

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Pilihan

Klausa anak menyatakan pilihan atau alternatif terhadap peristiwa pada klausa induk.

  • Kamu bisa pergi ke bioskop atau ke taman.
  • Mau makan di rumah atau di restoran?

Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Kesalingan

Klausa anak menyatakan hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antara peristiwa pada klausa induk dan klausa anak.

  • Mereka saling mencintai.
  • Kami saling membantu dalam mengerjakan tugas.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

kalimat majemuk contoh setara bertingkat dll lengkap

Kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat majemuk yang terdiri dari satu kalimat utama dan satu atau lebih anak kalimat. Kalimat utama merupakan kalimat yang berdiri sendiri dan memiliki arti yang lengkap, sedangkan anak kalimat bergantung pada kalimat utama untuk melengkapi maknanya.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

  • Meskipun hujan deras mengguyur, namun pertandingan sepak bola tetap berlangsung.

  • Karena dia rajin belajar, maka dia mendapat nilai yang memuaskan.

  • Jika kamu ingin sukses, maka kamu harus bekerja keras.

  • Meskipun dia kaya raya, tetapi dia tidak pernah sombong.

  • Karena dia sakit, maka dia tidak bisa mengikuti ujian.

  • Jika kamu rajin berlatih, maka kamu akan menjadi pemain sepak bola yang hebat.

  • Meskipun dia sangat lelah, namun dia tetap menyelesaikan pekerjaannya.

  • Karena dia tidak jujur, maka dia tidak dipercaya orang.

  • Jika kamu ingin sehat, maka kamu harus makan makanan yang bergizi.

  • Meskipun dia sudah berusaha keras, tetapi dia tidak berhasil memenangkan pertandingan.

Struktur Kalimat Majemuk Bertingkat

10 contoh kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu klausa utama dan satu atau lebih klausa bawahan. Struktur kalimat majemuk bertingkat terdiri dari dua komponen utama:

Induk Kalimat

Induk kalimat adalah klausa utama yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat yang lengkap. Klausa ini berisi gagasan utama kalimat.

Anak Kalimat

Anak kalimat adalah klausa bawahan yang bergantung pada induk kalimat untuk melengkapi maknanya. Klausa ini dapat memberikan informasi tambahan, menjelaskan, atau memodifikasi induk kalimat.

Cara Mengidentifikasi Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih klausa yang saling bergantung dan memiliki tingkat ketergantungan yang berbeda. Mengidentifikasi kalimat majemuk bertingkat dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa langkah berikut:

  1. Temukan klausa utama. Klausa utama adalah klausa yang dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat.
  2. Temukan klausa bawahan. Klausa bawahan adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai sebuah kalimat dan bergantung pada klausa utama.
  3. Perhatikan kata penghubung. Kata penghubung adalah kata yang menghubungkan klausa utama dan klausa bawahan. Kata penghubung yang umum digunakan dalam kalimat majemuk bertingkat adalah karena, meskipun, sehingga, dan sebagainya.

Manfaat Mempelajari Kalimat Majemuk Bertingkat

Mempelajari kalimat majemuk bertingkat sangat bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan bahasa yang efektif. Kalimat majemuk bertingkat memungkinkan penulis dan pembicara mengekspresikan ide-ide kompleks secara jelas dan terstruktur.

Dengan memahami struktur dan penggunaan kalimat majemuk bertingkat, kita dapat:

Penggunaan dalam Menulis dan Berbicara

  • Menghindari kalimat yang terlalu panjang dan rumit.
  • Membagi informasi kompleks menjadi unit-unit yang lebih kecil dan mudah dipahami.
  • Membuat hubungan yang jelas antara ide-ide yang berbeda.
  • Meningkatkan kejelasan dan keterbacaan tulisan.
  • Menciptakan variasi dalam gaya penulisan atau berbicara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *