Apresiasi Seni Adalah

Apresiasi Seni

Apresiasi seni adalah sebuah proses atau aktivitas pengamatan atau tindakan untuk mengamati, memahami, menikmati, serta menginterpretasikan tata nilai (makna) yang terkandung didalam sebuah objek seni atau karya seni yang berkaitan dengan kualitas fisik (wujud) yang menumbuhkan dorongan untuk mengamati, menghargai, menilai serta menikmati.

Pengertian Apresiasi Seni Rupa

Pengertian Apresiasi Seni Rupa adalah suatu cara / proses melihat, mendengar, menghayati dan membandingkan suatu karya seni untuk dinilai / dinikmati dari segi keindahanya.

Langkah – Langkah Apresiasi

Dalam menganalisis dan menanggapi karya seni rupa secara garis besar ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu dengan menggunakan ukuran subyektif, artinya menilai bagus tidaknya berdasarkan pertimbangan sendiri, misalnya karya ini sangat bagus atau indah karena kita memandang benda seni itu amat menyenangkan.

Baca Juga :  Pengendalian Sosial

Penilaian dengan ukuran objektif artinya, menilai bagus tidaknya karya seni atas dasar ukuran kenyataan dan objek (karya seni rupa) itu sendiri.

Bila karyanya memiliki ukuran secara objektif bagus, maka kita katakan bagus. Demikian juga sebaliknya. Setiap karya seni tentunya memiliki ciri khas, yang berbeda satu sama lain.

Mengungkapkan karakteristik karya seni rupa dua dimensi tentu berbeda dengan karya seni rupa yang tiga dimensi.

Karakteristik karya seni dua dimensi terilihat dari

  • segi bentuk atau wujudnya;
  • teknik yang digunakan dan
  • fungsi serta maknanya.

Ketiga bagian itu saling berhubungan. Bentuk karya terwujud karena teknik dan proses pembuatan. Bentuk juga berkaitan dengan kegunaan atau fungsi. Demikian bentuk berkait dengan makna. Untuk itu usaha mengapresiasi karya seni rupa Nusantara yang ada di daerah anda akan memperhatikan ketiga ukuran tersebut.

Tujuan Apresiasi Seni

Tujuan pokok penyelenggaran apresiasi seni adalah menjadikan masyarakat “melek seni” sehingga dapat menerima seni sebagaimana mestinya.

Baca Juga : Fungsi dan Tujuan Debat

Dengan kata-kata yang lebih lengkap, apresiasi adalah kegiatan mencerap (menangkap dengan pancaindera), menanggapi, menghayati sampai kepada menilai sesuatu (dalam hal ini karya seni).

Tujuan akhir apresiasi karya seni rupa antara lain:

  • untuk mengembangkan kreasi
  • untuk mengembangkan estetis
  • mengembangkan dan penyempurnaan hidup.

Unsur – Unsur Apresiasi

Untuk mengapresiasi suatu karya seni rupa, berikut adalah unsur-unsur yang perlu diperhatikan:

  • Gaya
  • Teknik
  • Tema
  • Komposisi

Kegiatan Apresiasi Meliputi

  1. Persepsi

Kegiatan ini mengenalkan pada anak didik akan bentuk-bentuk karya seni di Indonesia, misalnya, mengenalkan tari-tarian, musik, rupa, dan teater yang berkembang di Indonesia, baik tradisi, maupun moderen.

Kegiatan Apresiasi Seni
Kegiatan Apresiasi Seni

Pada kegiatan persepsi kita dapat mengarahkan dan meningkatkan kemampuan dengan mengidentifikasi bentuk seni.

  1. Pengetahuan

Pada tahap ini pengetahuan sebagai dasar dalam mengapresiasi baik tentang sejarah seni yang diperkenalkan, maupun istilah-istilah yang biasa digunakan di masing-masing bidang seni.

Baca Juga : Jenis Makna Dalam Puisi

  1. Pengertian

Pada tingkat ini, diharapkan dapat membantu menerjemahkan tema ke dalam berbagai wujud seni, berdasarkan pengalaman, dalam kemampuannya dalam merasakan musik.

  1. Analisis

Pada tahap ini, kita mulai mendeskripsikan salah satu bentuk seni yang sedang dipelajari, menafsir objek yang diapresiasi.

  1. Penilaian

Pada tahap ini, lebih ditekankan pada penilaian tehadap karya-karya seni yang diapresiasi, baik secara subyektif maupun obyektif.

  1. Apresiasi

Apresiasi merupakan bagian dari tujuan pendidikan seni di sekolah yang terdiri dari tiga hal; value (nilai), empathy dan feeling.

Value adalah kegiatan menilai suatu keindahan seni, pengalaman estetis dan makna / fungsi seni dalam masyarakat. Sedangkan empathy, kegiatan memahami, dan menghargai.

Sementara feeling, lebih pada menghayati karya seni, sehingga dapat merasakan kesenangan pada karya seni.

Fungsi Seni Rupa

  1. Seni Rupa Sebagai Media Ekspresi

Karena merupakan sarana penyampaian ide dan kehendak seniman lewat penciptaan karya seni .

Sumber Ilham :

  • Hubungan manusia dengan Tuhan atau kepercayaan.
  • Hubungan manusia dengan alam.
  • Hubungan manusia dengan masyarakat.
  • Hubungan manusia dengan diri sendiri.
  1. Seni Rupa Sebagai Media Komunikasi

Lewat karya seni rupa seniman sekaligus dapat menyampaikan informasi tentang buah pikiran , perasaan , ide-ide serta harapan-harapannya kepada halayak ramai , sebaliknya merupakan sarana penyampaian kepada publik.

Contoh : melalui aktivitas pameran-pameran

  1. Seni Rupa Sebagai Media Rekreasi

Karena seni termasuk seni rupa dapat memberikan suatu kesenangan dan kepuasan spiritual baik bagi seniman maupun bagi masyarakat yang menikmati karya itu.

Baca Juga : Kajian Struktur Cerita Rakyat

Seniman juga sekaligus menikmati kesenangan tertentu dalam proses penciptaan karya tersebut, artinya seniman memperoleh kesenangan batin ketika berkarya.

  1. Seni Sebagai Media Terapi

Melalui penciptaan karya seni rupa seseorang dapat menyalurkan berbagai masalah yang dihadapinya. Endapan hasrat dan keinginan jiwa yang membutuhkan penyaluran.

Berfungsi memelihara keseimbangan jiwa murni agar tetap dalam kondisi sehat dan normal.

Contoh : Karya Affandi , Sudibiyo , yang berurusan dengan perikemanusiaan , penderitaan , proses social.

Apresiasi Seni Tari

  1. Pengertian Apresiasi Seni Tari

Apresiasi seni tari didalamnya mengandung tiga unsur seni dalam berapresiasi yaitu karya seni, aktivitas penciptaan,dan aktivitas penghayatan seni.Ketiga tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Secara etimologi apresiasi berasal dari kata asing ”Appreciation” (inggris), ”appreciatia” (belanda) dan “appreciatus” (latin), yang berarti (latin), yang berarti menghargai.

Pada umumnya persoalan apresiasi itu sendiri di antaranya adalah memberikan penilaian dan penghargaan.

  1. Langkah Apresiasi Seni Tari

Proses kegiatan apresiasi yang dapat dilakukan dengan cara:

  • Pengenalan terhadap seniman dan karya tari Indonesia
  • Melakukan penilaian karya tari yang mencakup penalaran, penafsiran dan pembahasan/ ulasan.
  • Mengisi formal evaluasi.

Tahapan – Tahapan dalam apresiasi

  • Pengamatan
  • Penghayatan
  • Penilaian dan penghargaan
  • Empati

Tujuan Apresiasi Seni Tari

Apresiasi tari mempunyai tujuan untuk mendapatkan pengalaman estetis yang didasari pengalaman si pengamat dalam kesanggupan menerima karya seni yang terarah dan bertujuan didapat dari seni murni atau seni pakai.

Untuk mengembangkan daya apresiasi seni tari kita dapat memanfaatkan sumber belajar baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga : Perilaku Konsumen Kegiatan Ekonomi

  • Pemanfaatan sumber belajar secara langsung untuk menambah daya apresiasi seni tari,misalnya melihat secara langsung pertunjukan-pertunjukan atau pergelaran-pergelaran tari,mengadakan kunjungan ke sanggar-sanggar tari atau kunjungan ke para seniaman tari.
  • Pemanfaatan sumber belajar secara tidak langsung untuk menambahkan daya apresiasi seni tari,misalnya melalui menonton TV,film,gambar atau foto tari.

Aktivitas yang penting dalam karya seni khususnya dalam karya seni tari adalah:

  • Aktivitas kreatif (proses kreatif),proses yang berkenaan dengan proses penciptaan atau pembuatan karya seni,yang dilakukan oleh seniman.
  • Aktivitas apresiatif (proses apresiatif),proses yang berkenaan dengan penikmatan suatu karya seni dan dilakukan oleh para penikmat seni atau apresiator.

Kegiatan seni sering disebut juga sebagai proses komunikasi antara seniman yang menyampaikan pesan melalui karya seninya dengan penikmat sebagai apresiatornya yang berusaha menerima pesan dari karya seniman.

Fungsi Apresiasi Seni Tari

Fungsi tari apresiasi tari yaitu memberikan penghargaan, penikmatan, penilaian terhadap seni tari atau kesadaran terhadap seni tari.

Penilaian fungsinya untuk mencari nilai-nilai seni tari,memahami isi dan pesan serta mengadakan perbandingan-perbandingan sehingga mendapatkan kesimpulan.

Dalam proses apresiasi karya seni akan menimbulkan rasa puas,kecewa,senang dan lain sebagainya kepada penikmat.

Apresiasi Seni Sastra

Pengertian Apresiasi Seni Sastra

Apresiasi Sastra adalah memberikan penilaian terhadap karya sastra. Jika anda mengapresiasikan sebuah karya sastra, maka anda melakukan kegiatan pengamatan, penilaian, dan memberikan penghargaan terhadap karya sastra tersebut.

Menurut sayuti (2009) bahwa apresiasi sastra merupakan hasil usaha pembaca dalam mencari dan menemukan nilai hakiki karya sastra lewat pemahaman dan penafsiran sistematik yang dapat di nyakan dalam bentuk tertulis.

Langkah Langkah Apresiasi Seni Sastra

  • Tahap mengenal dan menikmati yaitu suatu tindakan berupa membaca, melihat atau menonton dan mendengarkan suatu karya sastra
  • Tahap menghargai yaitu dapat merasakan kegunaan atau manfaat karya sastra, misalnya memberi kesenangan, hiburan, kepuasaan serta memperluas pandangan hidup
  • Tahap pemahaman yaitu berupa melakukan tindakan meneliti serta menganalisis unsur – unsur yang membangun karya sastra, baik unsur intrinsik maupun unsur ekstrinsik
  • Tahap penghayatan yaitu membuat interprestasi atau penafsiran terhadap karya sastra
  • Tahap aplikasi atau Penerapan yaitu mewujudkan nilai – nilai yang di peroleh dalam karya sastra dalam sikap dan tingkah sehari – hari

Baca Juga : Sistem Ekonomi Pasar : Ciri, Kebaikan dan Keburukan

Tujuan Apresiasi Seni Sastra

  • Pengalaman à merupakan pengalaman rohaniah-batiniah manusia, bukan pengalaman jasmaniah.
  • Pengetahuan à penangkapan kognitif, konseptual, dan penyimpulan atas fenomena-fenomena karya sastra yang kita apresiasi.
  • Kesadaran à pengapresiasi dapat memperoleh kesadaran tentang berbagai hal, keindahan, kekejaman, ketidakmanusiawian, kebermaknaan hidup, hakikat hidup manusia, hakikat hidup bersama, kebobrokan dan kelicikan permainan kekuasaan, ketidakmampuan manusia berkelit dari tradisi belenggu budayanya, dan sebagainya.
  • Hiburan à apresiasi sastra menghidangkan hiburan mentalistis yang bermain-main dalam jiwa dan batin kita.

Fungsi Apresiasi Seni Sastra

fungsi apresiasi sastra dapat digolongkan menjadi empat macam yaitu :

  • Fungsi eksperensial.
  • Fungsi informatif.
  • Fungsi penyadaran.
  • Fungsi rekreatif.

Demikian pembahasan dari kami tentang Apresiasi Seni – Jenis Fungsi Hingga Tujuannya secara Lengkap dan Jelas, semoga bermanfaat jangan lupa dishare sobat guruips.co.id