Letak Geografis dan Astronomis Indonesia

Letak Kepulauan Indonesia

Begitu subur dan makmurnya bumi pertiwi yang kita cintai ini. Posisi Indonesia yang terletak pada garis khatulistiwa menyebabkan Indonesia memiliki tipe iklim tropis yang sesuai untuk difungsikan sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Indonesia dikaruniai tanah air yang subur. Tanahnya yang mengandung banyak unsur hara disebabkan oleh posisi Indonesia yang berada pada jalur pegunungan dunia. Indonesia tepat berada di jalur lalu lintas antarwilayah di dunia. Semuanya tentu akan berdampak pada laju pembangunan yang sedang gencar dilakukan dewasa ini.

Setiap wilayah di permukaan bumi memiliki letak dan luas yang beragam. Faktor letak dan luas dari suatu bentang wilayah di permukaan bumi menjadi unsure penting dalam menunjang pengembangan wilayah yang bersangkutan.
Kepulauan Indonesia memiliki batas-batas wilayah sebagai berikut.

  1. Sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik.
  2. Sebelah selatan berbatasan dengan Australia, Samudra Hindia, Laut Timor, dan Laut Arafura.
  3. Sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia.
  4. Sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini.

Artikel Terkait :  Pengertian, Peranan dan Unsur Lingkungan Hidup


Letak Astronomis Indonesia

Letak astronomis adalah letak tempat berkaitan dengan garis lintang dan bujur. Kedua garis tersebut dibuat oleh para ilmuwan dunia dengan menghitungkan keberadaan matahari dan bintang (secara astronomis). Menurut perhitungan itu, wilayah Indonesia terletak di antara 6◦ LU – 11◦ LS dan 95◦ BT – 141◦ BT. Batas letak astronomis wilayah Indonesia berada pada daerah berikut.

Artikel Terkait : Fungsi Struktur Sosial : Pengertian, Sifat, Unsur & Hubungan


  • Pulau Papua (batas dengan Papua Nugini) adalah batas untuk Bujur Timur (141◦ BT).
  • Pulau We adalah batas Bujur Barat (95◦ BB) dan batas untuk LintangUtara (6◦ LU).
  • Pulau Roti (NTT) adalah batas untuk Lintang Selatan (11◦ LS).

Berbagai pengaruh yang ada oleh letak astronomis tersebut adalah sebagai berikut.

Pengaruh Akibat Letak Lintang

Karena letak lintangnya, Indonesia mendapat pengaruh iklim tropis, sebagai berikut.

  1. Hanya memiliki dua jenis musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.
  2. Memiliki curah hujan dan kelembaban tinggi, akibatnya Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang luas dengan segala potensinya.
  3. Pemanasan matahari berlangsung sepanjang tahun (temperatur rata-rata 26,3◦ C).
  4. Panjang waktu siang dan malam relatif sama dan tetap sepanjang tahun.

Artikel Terkait : Sebab Khusus dan Umum Terjadinya Perang Dunia Ke II


Pengaruh Akibat Letak Bujur

Karena wilayahnya menempati 95◦ BT -141◦ BT, Indonesia memiliki tiga daerah waktu. Bagaimana hal itu terjadi? Setiap selang 15◦ terdapat selang waktu satu jam, sebab setiap satu jam, bumi berputar sejauh 15◦ ( 360◦/24). Jadi, Indonesia yang memiliki lebar bujur 46◦ terbagi menjadi tiga daerah waktu.
Berpedoman pada 0o yang ditetapkan di Greenwich (Greenwich Mean Time/GMT), Inggris, tiga daerah waktu Indonesia adalah sebagai berikut.

  • Waktu Indonesia Barat (WIB) = GMT + 7 jam, meliputi Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan Barat dan Tengah.
  • Waktu Indonesia Tengah (WITA) = GMT + 8 jam, meliputi Kalimantan Timur dan Selatan, Bali, Lombok, dan Nusa Tenggara.
  • Waktu Indonesia Timur (WIT) = GMT + 9 jam, meliputi Maluku dan Papua.

Artikel Terkait :  Organisasi Bentukan Jepang dan Kebijakan Pemerintah


Letak Geografis Indonesia

Letak geografis adalah letak suatu wilayah ditinjau dari kenyataannya di muka bumi. Letak tersebut berkaitan dengan posisi relatif suatu wilayah terhadap wilayah lain di sekitarnya. Kondisi geografis dipengaruhi letak astronomis. Perhatikan gambar berikut!

Letak geografis dan Astronomi Indonesia
Letak geografis dan Astronomi Indonesia
  1. Posisi di antara dua samudera menjadikan Indonesia sebagai jalur lalu lintas perdagangan internasional.
  2. Posisi di antara dua benua membuat Indonesia memiliki keanekaragaman flora fauna, serta keuntungan politis.

Secara keseluruhan Indonesia terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik serta di antara Benua Asia dan Benua Australia. Namun dalam lingkup kecil, setiap pulau memiliki batas geografis berbeda. Perhatikan kembali gambar. Sebagai contoh:

  • Pulau Sumatera dan Jawa berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di bagian barat laut dan selatan, namun tidak demikian dengan Pulau Kalimantan dan Sulawesi.
  • Pulau Papua berbatasan dengan Samudera Pasifik di bagian utara. Di bagian selatan Papua dan Nusa Tenggara berbatasan dengan Benua Australia, sedangkan pulau-pulau di bagian barat Indonesia berbatasan dengan Benua Asia.

Artikel Terkait : Fungsi Struktur Sosial : Pengertian, Sifat, Unsur & Hubungan

Demikian pembahasan kami dari GuruIps.Co.ID tentang Letak Geografis dan Astronomis Indonesia Beserta Pengaruh, jangan lupa di share ya sobat, terima kasih semoga bermanfaat, jangan lupa di share ya sobat GuruIPS.Co.ID