Faktor Hubungan Sosial Beserta Pengertiannya

Hallo sobat GuruIps.Co.ID dalam pertemuan kita kali ini kami akan membahas tentang Faktor Hubungan Sosial Beserta Pengertiannya secara lengkap dan jelas, sudah penasaran dengan materi dari kami mari simak artikel  di bawah ini semoga bermanfaat :

Faktor Hubungan Sosial Beserta Pengertian
Faktor Hubungan Sosial Beserta Pengertian

Pengertian Hubungan Sosial

Hubungan sosial terjadi ketika ada kontak dan komunikasi. Kontak merupakan bentuk hubungan fisik yang terjadi antara pelaku-pelaku hubungan sosial. Kontak dapat terjadi secara tidak langsung yakni melalui media perantara. Misalnya, berbicara dengan teman lewat telepon, mengirim berita lewat internet atau faksimile. Kontak dapat terjadi secara langsung, seperti berbicara dengan orang lain dengan bertatap muka langsung.


Sedangkan komunikasi merupakan proses pengiriman pesan kepada pihak lain sehingga maksud dan tujuan orang tersebut dipahami oleh orang lain. Kontak tanpa komunikasi belum dapat dikatakan sebagai hubungan sosial. Akan tetapi, ketika komunikasi terjadi kontak pun pasti terjadi dan hubungan sosial terlaksana.

Artikel Terkait: √ Kebijakan Pemerintah Hindia Belanda : Sistem Tanam Paksa

Hubungan sosial merupakan aksi dan reaksi yang muncul antar pribadi, antara pribadi dengan kelompok, serta antara kelompok dengan kelompok. Hubungan sosial juga dapat diartikan sebagai intraksi sosial yang dinamis.


Hubungangan Menurut Scott

Menurut Scott, hubungan sosial menghendaki kedua belah pihak tahu betul tindakan apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Dengan demikian ada hubungan yang kekal sampai dipengaruhi perubahan orientasi nilai budaya yang mengiringinya.

Artikel Terkait: √ Terbentuknya Kekuasaan Kolonial di Indonesia : Portugis, Spanyol


Faktor – Faktor Hubungan Sosial

Dalam hubungan sosial pasti ada faktor-faktor yang menyebabkan hubungan tersebut terjadi. Faktor-faktor dalam hubungan sosial, akan di uraikan sebagai berikut.

Artikel Terkait: √ Perpindahan Penduduk Migrasi : Dinamika, Faktor Beserta Dampak


Imitasi

Imitasi merupakan tindakan sosial meniru sikap, tingkah laku atau penampilan fisik seseorang. Misalnya, seorang anak meniru penampilan orangtuanya dengan memakai pakaian dan aksesoris orangtuanya, atau meniru tindakan orangtuanya dan bermain peran seolaholah si anak menjadi orangtua dengan melaksanakan aktivitas-aktivitas yang dilakukan orangtuanya.

Artikel Terkait: √ Faktor Pembentukan Tanah Di Indonesia : Karakteristik, Jenis dan Cirinya


Sugesti

Sugesti merupakan pemberian pengaruh atau pandangan dari satu pihak ke pihak lain. Sugesti ini dapat bersifat positif maupun negatif. Contoh sugesti positif, anak jalanan dan gelandangan ditampung, kemudian diberi pengarahan bagaimana memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan diberi keahlian supaya kehidupannya lebih layak.

Contoh sugesti negatif, anak jalanan yang kehidupan ekonominya kurang, tergiur bujukan teman untuk mendapatkan uang dengan cepat melalui mencuri atau merampok.

Artikel Terkait: √ Batas Landas Kontinen : Laut Teritorial dan Zona Ekonomi Eksklusif


Identikasi

Identifikasi merupakan kecenderungan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Identifikasi sifatnya lebih mendalam daripada imitasi karena kepribadian seseorang dapat terbentuk atas dasar proses ini. Akan tetapi, ada kemungkinan proses identifikasi diawali oleh imitasi dan sugesti.

Misalnya, banyak kaum feminis yang mengidentifikasi dirinya dengan RA. Kartini. Kemudian, seorang anak yang sangat mengagumi orangtuanya sehingga ia ingin menjadi sama dengan orangtuanya. Sang anak mengidentifikasi perilaku, sampai profesi orangtuanya.

Artikel Terkait: √ Faktor Pendorong, Penghambat dan Penyebab Perubahan Sosial Budaya


Simpati

Suatu proses di mana seseorang merasa tertarik dengan orang lain. Di dalam peroses ini persaan memegang peran yang sangat penting, meskipun dorongan utama pada simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerja sama dengannya.

Artikel Terkait: √ Pembangunan Berwawasan Lingkungan : Tujuan dan Kesepakatan


Empati

Empati merupakan proses di mana seseorang ikut merasakan apa yang dialami oleh orang lain. Empati ini lebih bersifat merasakan penderitan atau musibah orang lain. Misalnya, ketika kita melihat orang cacat, kita merasa kasihan dan bahkan ingin membantu meringankan penderitaannya.

Demikian penjelasan dari Guruips.Co.Id tentang Faktor Hubungan Sosial Beserta Pengertiannya Secara Lengkap dan Jelasterima kasih sudah berkunjung di website kami jangan lupa di share ke teman anda, semoga bermanfaat, terima kasih.