Teks Eksposisi

Pengertian Teks Eksposisi

Pengertian teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang didalamnya terkandung sejumlah Pengetahuan dan informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat dan tentunya mudah untuk dipahami. Paragraf atau teks eksposisi bersifat real, nyata dan Ilmiah atau dapat dikatakan sebagai teks non fiksi.

Pengertian teks eksposisi adalah sebuah paragraf atau karangan yang terkandung di dalamnya sejumlah informasi yang mana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

Ciri – Ciri Teks Eksposisi

Sama seperti teks pada umumnya, teks eksposisi memiliki beberapa ciri-ciri umum teks eksposisi. Ciri-cici ini digunakan untuk membedakan dan menentukan apakah sebuah teks tergolong dalam teks eksposisi atau bukan. Ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut:

  • Menjelaskan informasi atau pengetahuan tentang suatu hal
  • Gaya informasi yang bersifat mengajak
  • Penyampaian menggunakan bahasa baku dan disampaikan secara lugas
  • Bersifat netral atau tidak memihak
  • Fakta dipakai sebagai alat kontritasi dan alat kontribusi

Struktur Teks Eksposisi

Struktur teks eksposisi umumnya terdiri dari 4 bagian utama yakni pembukaan, isi, argumentasi, dan penegasan ulang. Adapun penjelasan tentang susunan teks eksposisi adalah sebagai berikut ini:

  1. Pembukaan

Pembukaan : Struktur teks eksposisi yang pertama merupakan pembukaan atau sering disebut dengan orientasi. Pada bagian ini kita akan melihat pandangan awal yang ditulis oleh penulis tentang sebuah permasalahan dengan rangkaian yang sangat relevan.

  1. Isi (Thesis)

Isi (Thesis) : Thesis merupakan isi dari teks eksposisi yang berisi tentang kumpulan pendapat orang lain yang dianggap lebih ahli terkait permasalahan dan pokok bahasan yang tengah dibahas.

Untuk mengidentifikasi struktur teks eksposisi yang satu ini sangat mudah, kita dapat mengidentifikasi thesis dengan memperhatikan pemilihan katanya. seperti contoh “berdasarkan penuturan” dan lain sebagainya.

  1. Argumentasi

Argumentasi : Argumentasi adalah struktur teks eksposisi yang memuat tentang bukti bukti relevan yang mendukung thesis atau isi dari teks eksposisi ini.

Umumnya argumentasi akan mengandung fakta fakta relevan yang berkaitan dengan pokok bahasan seperti tanggal, latar, narasumber, dan penggunaan angka angka yang umumnya bersifat konkrit.

  1. Penegasan ulang

Penegasan ulang: Penegasan ulang memuat kesimpulan yang meliputi pembukaan, thesis hingga argumentasi yang disampaikan penulis yang tentunya disampaikan dengan bahasa yang berbeda dan lebih singkat.

Jensi Jenis Teks Eksposisi

  1. Eksposisi Berita

Eksposisi Berita, berisi pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar.

Contoh:

Pada hari Minggu, 25 Desember 2016 lalu, gempa berkekuatan 6,6 Skala Richter telah mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pukul 02.30 WIB. Getaran gempa yang terjadi tersebut terasa hingga Pulau Bali.

Gempa dirasakan sedang hingga kuat di Sumbawa Barat, Bima, Lombok, Praya, Kota Mataram hingga Pulau Bali, jelas Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi pada Jumat, 30 Desember pukul 05.30 WOB dengan hiposenter gempa pada koordinat 9,37 Lintang Selatan, 118,63 derajat Bujur Timur. Sumber gempa berasal dari subduksi pertemuan lempeng Hindia Australia dan Eurasia serta kabarnya tidak berpotensi tsunami.

  1. Eksposisi Ilustrasi

Eksposisi Ilustrasi, pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide.

Mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan sifat. Biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti, seperti, bagaikan”.

Contoh:

Pernahkah kalian merasa gugup ketika berbicara atau tampil didepan orang banyak? Biasanya hal tersebut dinamakan demam panggung.

Demam panggung terjadi karena kita tidak terbiasa tampil di publik dan selalu merasa bahwa apa yang akan kita sampaikan salah kemudian akan ditertawakan orang banyak. Ketakutan teresebut justru muncul karena rasa kurang percaya diri terus kita pelihara.

  1. Eksposisi Proses

Eksposisi Proses, sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, atau cara-cara tertentu.

Contoh:

Energen, nutrisi empat sehat lima sempurna dapat disajikan dengan mudah. Tuangkan energen ke dalam gelas. Tambahkan 150 ml air hangat dan aduk hingga merata. Energen hangat siap dihidangkan.

  1. Eksposisi Perbandingan

Eksposisi Perbandingan, dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain.

Contoh:

Desa merupakan wilayah pemukiman yang bisa dikatakan kurang populer sebagai tempat tinggal masyarakat. Desa dipandang sebagai tempat yang sangat keterbelakangan.

Hampir tidak ada fasilitas dan teknologi memadai yang yang dapat diakses masyarakat untuk memudahkan kegiatan. Keterbelakangan teknologi tersebut menjadikan masyarakat yang hidup di pedesaan terkesan kuno dan primitive.

Berbeda dengan daerah perkotaan. Semua fasilitas dan teknologi tersedia dan mudah diakses. Kegiatan manusia serba instant karena didukung oleh teknologi yang memadai. Itu sebabnya banyak orang desa bermigrasi ke kota untuk menemukan kehidupan yang lebih baik. Selain itu perputaran uang dan ekonomi juga terjadi sebagian besar di perkotaan. Kendati demikian banyak pulamasyarakat kota yang jenuh dengan kota metropolitan.

  1. Eksposisi Pertentangan

Eksposisi Pertentangan, berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase penghubung yang biasa digunakan adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya”.

Contoh:

Orang yang gemar bersepeda umumnya orang yang suka pada alam. Sebaliknya, orang yang tak pernah bersepeda kebanyakan orang kota yang ke mana-mana terbiasa naik mobil nyaman. Mereka akan menggerutu jika menemui jalan sempit di desa-desa.

  1. Eksposisi Definisi

Eksposisi Definisi, batasan pengertian sesuatu dengan menfokuskan pada karakteristik sesuatu itu.

Contoh:

Jahe adalah salah satu tanaman yang sangat populer di Indonesia, dan bahkan di dunia. Jahe ini bisa digunakan dan memiliki beragam manfaat kesehatan. Jahe sendiri adalah tanaman rimpang yang sering kita jumpai.

Manfaat jahe ini diantaranya adalah untuk bahan masakan, atau bisa juga untuk penyedap alami. Tanaman jahe, memiliki tinggi sekitar 30 sampai 100 cm.

Dahun tanaman jahe berbentuk menyirip, dengan panjang mencapai sekitar 15 sampai 23 mm dengan panjang mencapai 8 sampai 15 mm.

Rasa jahe adalah dominan pedas dan panas, sehingga jahe ini sangat bagus untuk menghangatkan tubuh secara alami.

  1. Eksposisi Analisis

Eksposisi Analisis, proses memisah-misahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa sub bagian, kemudian masing-masing dikembangkan secara berurutan.

Contoh:

Berbagai teori dikemukakan untuk mencari latar belakang kematian Merilyn Monroe. Ada yang berpendapat dia diancam oleh mafia. Seorang detektif memperkirakan, Merilyn pernah berhubungan dengan J.F. Kennedy. Dia dibunuh untuk menutupi kejadian yang dapat merusak nama baik tokoh penting AS tersebut.

  1. Eksposisi Klasifikasi

Eksposisi Klasifikasi, membagi sesuatu dan mengelompokkan ke dalam beberapa kategori.

Contoh:

Pemerintah akan memberikan bantuan pembangunan rumah atau bangunan kepada korban gempa. Bantuan pembangunan rumah atau bangunan tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Warga yang rumahnya rusak ringan mendapat bantuan sekitar 10 juta.

Warga yang rumahnya rusak sedang mendapat bantuan sekitar 20 juta. Warga yang rumahnya rusak berat mendapat bantuan sekitar 30 juta. Calon penerima bantuan tersebut ditentukan oleh aparat desa setempat dengan pengawasan dari pihak LSM.

Kaidah Kebahasaan Eksposisi

Kosasih (2014: 9) memaparkan tentang kaidah kebahasaan teks eksposisi sebagai berikut:

  1. Menggunakan pernyataan-pernyataan persuasif.
  2. Menggunakan pernyataan yang menyatakan fakta untuk mendukung atau membuktikan kebenaran argumentasi penulis/penuturnya.
  3. Menggunakan istilah teknis berkaitan dengan topik yang dibahasnya.
  4. Menggunakan pernyataan ungkapan yang bersifat menilai atau mengomentari.
  5. Menggunakan konjungsi.
  6. Menggunakan kata kerja material.

Langkah Langkah Membuat Eksposisi

  1. Menulis Pendahuluan

Pada bagian ini penulis menyajikan latar belakang penulisan, alasan memilih topik tersebut, pentingnya topik itu, permasalahan, tujuan penelitian dan kerangka acuan yang akan digunakan.

  1. Menulisi Isi Eksposisi

Pada bagian ini, penulis harus mengembangkan kerangka karangan agar isi karangan tersebut teratur dan sistematis.

Setelah itu penulis menyajikan gagasan secara terperinci agar dapat terbentuk paragraf-paragraf yang padu dan teratur.

  1. Menulis Kesimpulan

Pada bagian ini, penulis memberikan kesimpulan sesuai dengan tema yang dibahas dan sebaiknya mempertegas kembali tesis yang diajukan tanpa ada maksud mengajak atau mempengaruhi pembaca.

Demikian pembahasan dari kami tentang Teks Eksposisi – Ciri, Struktur Hingga Langkah Penulisannya secara lengkap dan jelas, semoga bermanfaat jangan lupa di share sobat guruips.co.id