Shalat Istikharah Dilaksanakan Pada Waktu

Pengertian Shalat Istikharah

shalat istikharah dilaksanakan pada waktu

Shalat Istikharah merupakan ibadah sunnah yang dilakukan untuk meminta petunjuk Allah SWT dalam mengambil keputusan penting. Tujuannya adalah agar pilihan yang diambil sesuai dengan kehendak Allah dan membawa kebaikan bagi pelakunya.

Pelaksanaan Shalat Istikharah

Shalat Istikharah dilaksanakan pada waktu-waktu yang telah disiapkan, yaitu sepertiga malam terakhir atau setelah shalat tahajud. Sebelum melaksanakan shalat, dianjurkan untuk berwudu, membersihkan diri, dan berpakaian rapi.

Waktu Pelaksanaan Shalat Istikharah

shalat istikharah dilaksanakan pada waktu terbaru

Shalat istikharah dianjurkan untuk dilaksanakan pada waktu-waktu yang mustajab, yaitu:

  • Pada sepertiga malam terakhir.
  • Setelah shalat fardu lima waktu.
  • Saat malam Jumat.
  • Saat hari Arafah (9 Dzulhijjah).
  • Saat hari Asyura (10 Muharram).

Pada waktu-waktu tersebut, doa dan permohonan kita akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Tata Cara Shalat Istikharah

istikharah shalat

Shalat Istikharah adalah shalat sunnah yang dilakukan untuk meminta petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan penting. Berikut tata cara melaksanakannya:

Langkah-langkah Shalat Istikharah

  1. Niat di dalam hati untuk melaksanakan Shalat Istikharah.
  2. Berwudhu terlebih dahulu.
  3. Mengerjakan Shalat Sunnah 2 Rakaat.
  4. Membaca doa setelah salam, sesuai tuntunan.

Rincian Shalat Istikharah

Rakaat Bacaan Doa
Rakaat Pertama Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun
Rakaat Kedua Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas
Setelah Salam Membaca doa Istikharah

Doa Shalat Istikharah

Shalat istikharah merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan bagi umat Islam ketika dihadapkan pada sebuah pilihan atau keputusan penting. Doa yang dipanjatkan dalam shalat istikharah berisikan permohonan petunjuk kepada Allah SWT agar diberi pilihan terbaik.

Teks Doa Shalat Istikharah

Berikut adalah teks lengkap doa shalat istikharah beserta artinya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاقْدُرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ ارْضِنِي بِهِ

Artinya:

Ya Allah, aku memohon petunjuk-Mu dengan ilmu-Mu, dan aku memohon kekuatan-Mu dengan kekuasaan-Mu, dan aku memohon karunia-Mu yang agung. Karena sesungguhnya Engkau Maha Kuasa dan aku tidak kuasa, Engkau Maha Mengetahui dan aku tidak mengetahui, dan Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah baik bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan akhir urusanku, maka tetapkanlah ia bagiku dan mudahkanlah ia bagiku, kemudian berkahilah aku di dalamnya. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa urusan ini adalah buruk bagiku dalam agamaku, penghidupanku, dan akhir urusanku, maka jauhkanlah ia dariku dan jauhkanlah aku darinya, dan tetapkanlah bagiku kebaikan di mana pun ia berada, kemudian ridhakanlah aku dengannya.

Contoh Kasus Shalat Istikharah

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada pilihan-pilihan penting yang memerlukan pertimbangan matang. Salah satu cara yang dapat dilakukan umat Islam untuk memohon petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan adalah dengan melakukan shalat istikharah.

Sebagai ilustrasi, berikut adalah contoh kasus seseorang yang melakukan shalat istikharah untuk mengambil keputusan penting:

Keputusan Karier

  • Andi, seorang lulusan baru, dihadapkan pada dua tawaran pekerjaan yang sama-sama menarik. Tawaran pertama dari perusahaan besar dengan gaji tinggi, namun lokasinya jauh dari rumah. Sementara tawaran kedua dari perusahaan kecil dengan gaji lebih rendah, namun dekat dengan tempat tinggal.
  • Andi merasa bimbang karena kedua tawaran memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dia pun memutuskan untuk melakukan shalat istikharah untuk meminta petunjuk Allah SWT.

Cara Menafsirkan Hasil Shalat Istikharah

Setelah melakukan shalat istikharah, Andi merasakan ketenangan dan kemantapan hati. Dia merasa lebih cenderung memilih tawaran pekerjaan yang dekat dengan tempat tinggalnya, meskipun gajinya lebih rendah.

Dalam menafsirkan hasil shalat istikharah, perlu diingat bahwa Allah SWT tidak memberikan petunjuk secara eksplisit. Petunjuk yang diberikan biasanya bersifat subjektif dan dirasakan oleh orang yang melakukan shalat istikharah itu sendiri.

Namun, ada beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam menafsirkan hasil shalat istikharah, antara lain:

  • Perasaan tenang dan mantap setelah shalat.
  • Pikiran yang lebih jernih dan terarah.
  • Munculnya firasat atau intuisi yang kuat.

Penting untuk diingat bahwa shalat istikharah bukanlah jaminan bahwa keputusan yang diambil akan selalu benar. Namun, shalat istikharah dapat membantu kita untuk mengambil keputusan dengan hati yang lebih tenang dan mantap, karena kita telah memohon petunjuk dari Allah SWT.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Sebelum dan sesudah melaksanakan shalat istikharah, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan manfaatnya.

Sebelum Melaksanakan Shalat Istikharah

  • Yakin dan Niat Tulus: Yakinilah bahwa shalat istikharah dapat membantu memperoleh petunjuk dari Allah SWT. Niatkanlah dengan tulus untuk mencari petunjuk terbaik.
  • Tenangkan Pikiran: Bersihkan pikiran dari keraguan dan kekhawatiran sebelum shalat. Tenangkan diri dan fokuslah pada tujuan istikharah.
  • Pahami Masalah: Perjelas masalah atau keputusan yang akan diambil. Pahami baik-baik implikasi dan konsekuensi dari setiap pilihan.
  • Hindari Prasangka: Jangan memiliki prasangka atau keinginan tertentu terhadap suatu pilihan. Tetaplah objektif dan terbuka terhadap petunjuk Allah SWT.

Sesudah Melaksanakan Shalat Istikharah

  • Renungkan Hati: Setelah shalat, renungkan hati dan perasaan Anda. Perhatikan apakah ada kecenderungan atau ketenangan terhadap salah satu pilihan.
  • Pertimbangkan Logika: Pertimbangkan pilihan secara logis, dengan mempertimbangkan pro dan kontra masing-masing. Bandingkan dengan petunjuk yang diperoleh dari shalat istikharah.
  • Tawakkal: Setelah mempertimbangkan matang, serahkan keputusan kepada Allah SWT. Yakinlah bahwa pilihan yang diambil adalah yang terbaik, meskipun mungkin tidak sesuai dengan keinginan awal.
  • Bersyukur: Bersyukurlah atas petunjuk yang telah diberikan, baik sesuai harapan maupun tidak. Allah SWT mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *