Tanda Petik Satu Digunakan Untuk

Pengertian Tanda Petik Tunggal

tanda petik penyunting catatan bahan pembicaraan lain petikan naskah berasal langsung mengapit tertulis

Dalam bahasa Indonesia, tanda petik tunggal (” “) digunakan untuk:

  • Mengapit petikan langsung yang berupa satu kata atau lebih.
  • Mengapit istilah atau kata yang mendapat penekanan khusus.
  • Mengapit judul buku, bab, artikel, atau bagian karya ilmiah yang dikutip dalam teks.
  • Mengapit arti atau makna suatu kata atau istilah.
  • Mengapit kata atau ungkapan yang digunakan dalam pengertian yang menyimpang atau ironis.

Fungsi Tanda Petik Tunggal

Tanda petik tunggal (‘) memiliki beberapa fungsi penting dalam bahasa Indonesia, di antaranya:

Mengutip Teks Langsung

Tanda petik tunggal digunakan untuk mengapit teks yang dikutip langsung dari sumber lain. Misalnya:

  • Ibu berkata, “Jangan lupa belajar!”
  • “Indonesia Raya” adalah lagu kebangsaan Indonesia.

Mengutip Judul Karya Ilmiah

Tanda petik tunggal juga digunakan untuk mengapit judul karya ilmiah, seperti artikel jurnal, makalah, dan buku. Misalnya:

  • ‘Analisis Pengaruh Pembelajaran Online Terhadap Prestasi Belajar’
  • ‘Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia’

Penggunaan Tanda Petik Tunggal dalam Berbagai Konteks

petik tanda penulisan eyd tunggal

Tanda petik tunggal (‘) digunakan dalam berbagai konteks untuk tujuan yang berbeda. Berikut adalah penjelasan rinci tentang penggunaan tanda petik tunggal dalam konteks yang umum:

Kutipan Langsung

  • Aturan: Digunakan untuk mengapit kutipan langsung dari sumber lain.
  • Contoh: “Saya sangat senang dapat menghadiri acara ini,” kata sang pembicara.

Judul Karya Ilmiah

  • Aturan: Digunakan untuk mengapit judul karya ilmiah, artikel, dan laporan.
  • Contoh: Esai berjudul ‘Dampak Media Sosial pada Kesehatan Mental’ sedang ditulis.

Nama Tokoh

  • Aturan: Digunakan untuk mengapit nama panggilan, alias, atau julukan tokoh.
  • li>Contoh: Presiden ‘Joe Biden’ memberikan pidato yang mengesankan.

Istilah Teknis

  • Aturan: Digunakan untuk mengapit istilah teknis atau istilah khusus yang memerlukan penekanan.
  • Contoh: ‘Ekosistem’ mengacu pada interaksi antara organisme hidup dan lingkungannya.

Penggunaan Lainnya

  • Menandai kutipan dalam kutipan: “John berkata, ‘Saya akan datang besok’.”
  • Menandakan pikiran atau ucapan batin: ‘Aku harus menyelesaikan tugas ini hari ini.’
  • Menunjukkan penggunaan kata secara harfiah: Kata ‘indah’ sering digunakan secara berlebihan.

Cara Menggunakan Tanda Petik Tunggal dengan Benar

tanda petik penggunaan

Tanda petik tunggal digunakan untuk mengapit kutipan, istilah teknis, dan kata-kata yang ingin ditekankan. Aturan umum penggunaannya adalah sebagai berikut:

Penggunaan Umum

  • Mengapit kutipan langsung dari pembicara atau sumber lain.
  • Mengapit istilah teknis atau ilmiah yang pertama kali disebutkan dalam teks.
  • Mengapit kata atau frasa yang ingin ditekankan atau dibedakan.

Pengecualian

  • Jika kutipan sudah diapit oleh tanda kutip ganda, tanda petik tunggal dapat digunakan di dalam tanda kutip ganda.
  • Dalam penulisan ilmiah, tanda petik tunggal dapat digunakan untuk mengapit nama genus dan spesies.

Contoh

Berikut beberapa contoh penggunaan tanda petik tunggal yang benar:

  • “Saya sangat senang bisa hadir di sini hari ini,” kata presiden.
  • Istilah ‘genetika’ berasal dari kata Yunani ‘genos’, yang berarti ‘keturunan’.
  • Pastikan untuk memeriksa ‘catatan kaki’ untuk informasi lebih lanjut.

Kesalahan Umum dalam Penggunaan Tanda Petik Tunggal

Tanda petik tunggal digunakan untuk mengapit kutipan, kata yang mendapat penekanan, atau istilah khusus. Namun, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dalam penggunaannya.

Kesalahan 1: Menggunakan Tanda Petik Tunggal untuk Mengapit Kutipan yang Berada di Dalam Kutipan

Contoh Kesalahan: “Dia berkata, ‘Saya tidak akan pergi.'”

Koreksi: “Dia berkata, ‘Saya tidak akan pergi.'”

Dalam contoh di atas, kutipan dalam kutipan seharusnya diapit dengan tanda kutip ganda.

Kesalahan 2: Menggunakan Tanda Petik Tunggal untuk Mengapit Kata yang Sudah Dicetak Miring

Contoh Kesalahan: ‘Kata yang dicetak miring

Koreksi: Kata yang dicetak miring

Tanda petik tunggal tidak diperlukan untuk mengapit kata yang sudah dicetak miring.

Kesalahan 3: Menggunakan Tanda Petik Tunggal untuk Mengapit Istilah yang Tidak Perlu Ditekan

Contoh Kesalahan: ‘Perlu diingat bahwa’

Koreksi: Perlu diingat bahwa

Tanda petik tunggal hanya digunakan untuk mengapit istilah yang perlu ditekan atau diberi penekanan khusus.

Kesalahan 4: Menggunakan Tanda Petik Tunggal untuk Mengapit Singkatan

Contoh Kesalahan: ‘misalnya’

Koreksi: misalnya

Singkatan tidak perlu diapit dengan tanda petik tunggal.

Kesalahan 5: Menggunakan Tanda Petik Tunggal untuk Mengapit Judul Buku, Artikel, atau Film

Contoh Kesalahan: ‘The Great Gatsby’

Koreksi: The Great Gatsby

Judul buku, artikel, atau film ditulis dengan huruf miring atau dicetak tebal, bukan diapit dengan tanda petik tunggal.

Tips dan Trik Menggunakan Tanda Petik Tunggal

Tanda petik tunggal sering digunakan dalam penulisan untuk berbagai tujuan. Berikut beberapa tips dan trik untuk menggunakannya secara efektif:

Mengapit Kutipan Langsung

  • Gunakan tanda petik tunggal untuk mengapit kutipan langsung dari sumber.
  • Misalnya: “Bahasa Indonesia adalah bahasa yang indah,” kata sang profesor.

Menekankan Kata atau Frasa

  • Gunakan tanda petik tunggal untuk menekankan kata atau frasa tertentu.
  • Misalnya: Tindakannya sangat ‘tidak bijaksana’ sehingga menimbulkan banyak masalah.

Menunjukkan Julukan atau Nama Panggilan

  • Gunakan tanda petik tunggal untuk menunjukkan julukan atau nama panggilan seseorang.
  • Misalnya: John, yang dikenal sebagai ‘Jack’, adalah teman baik saya.

Membuat Judul Buku atau Artikel

  • Gunakan tanda petik tunggal untuk mengapit judul buku, artikel, atau karya sastra lainnya.
  • Misalnya: Novel terbaru saya berjudul ‘Mimpi yang Terwujud’.

Menggunakan Kata-kata yang Tidak Biasa atau Teknis

  • Gunakan tanda petik tunggal untuk mengapit kata-kata yang tidak biasa atau teknis.
  • Misalnya: Fenomena ini dikenal sebagai ‘efek Doppler’.

Hindari Kesalahan Umum

  • Hindari menggunakan tanda petik tunggal untuk mengapit kalimat lengkap.
  • Hindari menggunakan tanda petik tunggal untuk mengapit pikiran atau ucapan seseorang.
  • Hindari menggunakan tanda petik ganda di dalam tanda petik tunggal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *