Kerusakan Lingkungan Hidup

Kerusakan Lingkungan Hidup : Bentuk dan Pencemaran

Kerusakan Lingkungan Hidup : Bentuk dan Pencemaran
Kerusakan Lingkungan Hidup : Bentuk dan Pencemaran

Pengertian Kerusakan Lingkungan Hidup

Kerusakan lingkungan hidup adalah perubahan sifat fisik dan/atau sifat hayati lingkungan yang mengakibatkan lingkungan itu tidak berfungsi lagi dengan baik. Lingkungan dikatakan mengalami kerusakan jika terjadi ketidakseimbangan di dalamnya atau dalam ekosistem bersangkutan. Misalnya lingkungan hidup yang semula berada dalam keadaan stabil, kemudian mengalami tanah longsor, banjir, dan sebagainya.


Macam Macam Kerusakan Lingkungan Hidup

Berbagai bentuk kerusakan lingkungan hidup, antara lain tanah kritis/tandus; hutan gundul; pencemaran udara, air, tanah, dan suara, kerusakan barang-barang tambang; dan kerusakan ekosistem.
Berbagai kerusakan lingkungan dapat dikelompokkan menjadi kerusakan lahan pertanian, kerusakan hutan, dan pencemaran lingkungan.

Artikel Terkait :  Pengertian, Peranan dan Unsur Lingkungan Hidup


Kerusakan Lahan Pertanian

Kerusakan lahan pertanian adalah berbagai kerusakan lingkungan yang terjadi pada lahan pertanian. Contoh kerusakan lahan pertanian:

  1. Lahan menjadi tandus karena penanaman jenis tanaman tertentu secara terus-menerus, atau pemupukan berlebihan;
  2. Lahan pertanian mengandung bahan kimia berlebihan (pupuk, pestisida, dan lain-lain) yang dapat membahayakan jika terserap tumbuhan.

Artikel Terkait : Fungsi Struktur Sosial : Pengertian, Sifat, Unsur & Hubungan


Kerusakan Hutan

Bentuk-bentuk kerusakan hutan, misalnya:

  • Gundulnya hutan karena kegiatan penebangan terus-menerus;
  • Pembakaran hutan yang digunakan sebagai ladang dan permukiman;
  • Penggantian jenis tanaman hutan menjadi hutan produksi.

Pencemaran Lingkungan

Pencemaran adalah gejala masuknya zat-zat atau komponen lain ke dalam lingkungan, sehingga kualitasnya turun. Turunnya kualitas lingkungan tampak dari berkurangnya kegunaan lingkungan, hingga kemungkinan terjadinya kematian pada organism yang hidup di dalamnya. Pencemaran lingkungan meliputi pencemaran lingkungan air, tanah, udara, dan suara. Pencemaran memberikan dampak buruk, bagi manusia, hewan, tumbuhan, serta mikroorganisme.

Artikel Terkait :  Organisasi Bentukan Jepang dan Kebijakan Pemerintah


Pencemaran Air

Pencemaran air terjadi karena adanya penambahan bahan yang merugikan/berbahaya ke dalam air dalam jumlah cukup besar, sehingga memengaruhi kegunaan atau kualitas air. Air yang telah tercemari mungkin tidak dapat dimanfaatkan lagi untuk kepentingan manusia dan makhluk hidup lain. Air yang telah tercemar berbahaya bagi kesehatan. Beberapa bentuk pencemaran air, misalnya:

  1. Bercampurnya limbah industri dan rumah tangga ke dalam perairan terbuka seperti danau, sungai, dan sebagainya.
  2. Meresapnya zat-zat kimia beracun dari timbunan limbah industri ataupun rumah tangga ke dalam air tanah, sumur, dan saluran air.
  3. Tercemarnya air danau dan sungai oleh pestisida.
  4. Tercemarnya air tanah oleh limbah nuklir dengan bahaya radioaktifnya.

Pencemaran Laut

Pencemaran laut yaitu penambahan zat beracun/ berbahaya dengan sengaja ataupun tidak ke dalam lingkungan laut, samudera, dan muara. Misalnya:

  • Tercemarnya laut oleh limbah industri atau rumah tangga yang dibuang secara langsung atau melalui sungai-sungai.
  • Tercemarnya laut oleh tumpahan minyak dari kapal tanker yang bocor atau yang bertabrakan di tengah laut.
  • Tercemarnya laut oleh kebocoran pipa minyak mentah di dasar laut.
  • Tercemarnya laut oleh berbagai jenis logam berat ditandai dengan tercemarnya hewan laut yang dikonsumsi manusia.

Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah terutama oleh dampak limbah industri dan rumah tangga atau penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian. Misalnya:

  1. Meningkatnya kandungan zat kimia dari pestisida di dalam tanah.
  2. Merembesnya zat kimia berbahaya dari timbunan limbah industri atau rumah tangga ke lapisan permukaan
  3. Tanah.menurunnya kegunaan tanah karena kadar pestisida yang berlebihan.

Artikel Terkait : Dampak Konferensi Meja Bundar : Negatif, Positif Untuk Indonesia


Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah masuknya zat pencemar ke dalam udara dalam jumlah banyak sehingga secara langsung atau tidak berpengaruh pada kesehatan, keamanan, dan kenyamanan manusia dan makhluk hidup lain. Bentuk-bentuk pencemaran, antara lain:

  • Pencemaran oleh pembakaran dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan bermotor;
  • Pencemaran oleh proses industri dan pengolahan limbah domestik;
  • Pencemaran oleh penggunaan bahan-bahan dalam alat semprot (aerosol);
  • Pencemaran oleh penyemprotan pestisida.

Berbagai Bahaya Pencemaran Udara

  1. Pencemaran udara dapat langsung berdampak pada lingkungan sekitarnya. Namun dapat juga tertiup angin dan mencemari lingkungan lain, sehingga daerah yang tercemar semakin luas.
  2. Sebagian zat pencemar udara di atmosfer dapat turun kembali ke bumi bersama hujan, salju, atau angin. Contoh: terjadinya hujan asam.
    Hujan asam terjadi karena air di atmosfer yang berbentuk awan bercampur dan bereaksi dengan sulfur dioksida (SO2) dan karbon dioksida (CO2). Menurut penelitian, hujan asam telah menyebabkan kerusakan ribuan hektar hutan pinus di belahan bumi utara. Hujan asam juga menyebabkan perkaratan pada bangunan.
  3. Sebagian zat pencemar tetap tinggal di atmosfer, mengakibatkan kenaikan suhu bumi dan menyebabkan kerusakan lapisan ozon.
  4. Zat pencemar (polutan) berupa belerang dioksida (SO2) dan karbon dioksida (CO2) yang berasal dari pabrik, mesin-mesin kendaraan bermotor, pesawat terbang, asap hasil kebakaran hutan dan segala senyawa freon membentuk lapisan di udara, menimbulkan efek rumah kaca.
    Efek rumah kaca yaitu peningkatan suhu bumi karena terjebaknya panas dalam la-pisan atmosfer oleh adanya lapisan zat-zat polutan seperti CO2 yang menghalangi (bertindak seperti kaca) sehingga panas di bumi tidak mungkin terpancar ke stratosfer.
    Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian 15-30 km. Lapisan ozon adalah pelindung bumi, yang berguna membantu memantulkan sebagian panas dan menyaring sinar ultraviolet dari matahari. Jika lapisan ozon rusak, hal buruk yang dapat terjadi adalah:
  • Panas dan sinar ultraviolet matahari yang sampai ke bumi akan berlebihan. Kelebihan sinar ultraviolet menyebabkan kanker kulit, dan kematian organism hidup.
  • Kelebihan panas matahari dapat mencairkan gletser di pegunungan tinggi dan lapisan es di kutub-kutub bumi. Mencairnya es menaikkan permukaan laut di bumi dan dapat menenggelamkan daratan, terutama dataran rendah.

Demikian pembahasan kami dari GuruIps.Co.ID tentang Kerusakan Lingkungan Hidup : Bentuk dan Pencemaran, jangan lupa di share ya sobat, terima kasih semoga bermanfaat.